06
Sep
Sebagai warga Jember yang setiap hari muter-muter area Kampus dan sekitarnya, saya mendadak menemukan fenomena sosial baru yang luar biasa. Bukan, ini bukan soal Jember Fashion Carnaval yang megah itu. Ini soal fenomena sehari-hari yang jauh lebih konsisten memacetkan jalanan: antrean SPBU yang mengular secara merata hampir di seluruh Jember. Awalnya, isu bensin cepat habis ini muncul sayup-sayup di grup WhatsApp keluarga dan postingan media sosial lokal. Ada yang nyeletuk kalau stok lagi tersendat, ada yang bilang truk tangki terlambat datang. Efeknya? Luar biasa spektakuler. Kios-kios eceran pinggir jalan mulai senyap menyisakan botol-botol kaca yang kosong dari bensin hijau-biru itu.…
