Blog

Menghidupkan Budaya Kritis di Era Digital

Menghidupkan Budaya Kritis di Era Digital

Pikiran merupakan hal yang paling penting dalam sejarah peradaban manusia. Piara filsuf bahkan sampai pada kesimpulan, bahwa kekuatan manusia terletak pada pikirannya. Seorang filsuf asal Skotlandia, Sir William Hamilton memberikan satu kutipan yang menohok, “tidak ada yang agung di dalam diri manusia kecuali pikirannya”. Tentu bukan hal aneh ketika pikiran menjadi salah satu objek kajian yang terus-menerus dibahas oleh manusia hingga sekarang. Secara teoritis-praktis, pikiran merupakan sumber suka, duka, penyesalan, hingga kekhawatiran dalam diri manusia. Kompleksitas cara pandang ini kemudian membentuk suatu hal yang disebut “mindset”, yakni sekumpulan kepercayaan atau cara berpikir yang menentukan sikap dan perilaku seseorang. Pikiran Sebagai…
Read More
Nyala Semangat dalam Kapsul Obat

Nyala Semangat dalam Kapsul Obat

Jika harus menyebutkan nama orang terdekat yang paling sabar, saya akan menyebut Ibu. Beliau adalah sosok paling tabah yang pernah saya kenal. Meski harus rutin bolak-balik ke rumah sakit setiap minggu, senyum masih selalu terbit dari wajahnya. Apalagi melihat semangatnya yang terus menyala dan kegigihannya untuk sembuh, membuat hati kecil saya terenyuh. Hingga artikel ini ditulis, setidaknya ada ribuan pil dan kapsul obat yang masuk ke dalam tubuhnya, menyangga untuk bisa beraktivitas seperti sediakala. Tak bisa dibayangkan, butuh berapa banyak kompromi dan kata-kata penguat hati untuk bisa sampai sejauh ini. Sempat Hancur Ketika Didiagnosa Autoimun Saya pernah bertanya bagaimana perasaan…
Read More
Kiat Lulus Ujian Profesi Advokat (UPA)

Kiat Lulus Ujian Profesi Advokat (UPA)

"Selamat sol, kamu lolos". Begitu bunyi pesan whatsapp pengacara di kantor tempat saya magang, sembari mengirimkan satu lampiran berjudul "UPA 2026 - Hasil Ujian Kota Jember". Saya yang saat itu sedang menganalisis sebuah perkara, terdiam sejenak, tak henti-hentinya mengucapkan syukur alhamdulillah. Akhirnya satu fase terlewati lagi, yang artinya semakin dekat menuju agenda sumpah untuk bisa beracara sendiri sebagai seorang advokat nantinya. Sebelum diangkat menjadi advokat, ada beberapa tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu. Pertama, mengikuti PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat), Kedua mengikuti UPA (Ujian Profesi Advokat), dan Ketiga Pengangkatan & Pengambilan Sumpah. Artinya, menjadi sarjana hukum saja tidak cukup, dimana…
Read More
Rambut Tak Lagi Tumbuh di Area Tertentu: Penyebab dan Solusi Efektifnya

Rambut Tak Lagi Tumbuh di Area Tertentu: Penyebab dan Solusi Efektifnya

Sumber: https://farmaninaclinic.com/ Pernahkah Anda mengamati garis rambut di dahi yang perlahan semakin mundur, atau area puncak kepala yang kian menipis hingga kulit kepala terlihat semakin jelas? Pertanda itu mungkin karena rambut tak lagi tumbuh di area tertentu dan akhirnya membuat Anda khawatir apakah nantinya akan terjadi kebotakan. Kemudian mungkin Anda akan refleks mencari tahu bagaimana cara mengatasinya, mulai dari mengganti sampo, memakai tonik herbal penyubur rambut, hingga mengonsumsi suplemen yang klaimnya bisa mencegah kebotakan. Namun bisa jadi cara-cara tersebut bukan solusi yang efektif, dan justru malah hanya membuat waktu, uang, dan tenaga Anda. Situasi seperti ini memang wajar menimbulkan kebingungan,…
Read More
Teknologi Tanpa Empati itu Hampa

Teknologi Tanpa Empati itu Hampa

Sumber gambar: Pexels/Cottonbro Studio Saya mendengar salah seorang nyeletuk, “sekarang teknologi semakin maju, tapi sayangnya moral manusianya justru makin mundur, miris ya.” Dan dipikir-pikir, sepertinya celotehan tersebut ada benarnya juga. Apalagi ketika melihat kebiasaan manusia yang saat ini menjadi hampir sepenuhnya berada pada ruang digital, menciptakan sebuah kekhawatiran bagi masa depan umat manusia. Coba kita lihat, di media sosial dirancang untuk mengamplifikasi emosi secara ekstrem, untuk satu tujuan: Engagement. Akhirnya, kita merasa harus selalu up-to-date, sehingga merasa mantengin HP adalah suatu keharusan yang tidak boleh ditinggalkan. Bukankah sangat mengerikan? Ketika Kecepatan Jadi “Standar” Tunggal Seperti yang kita ketahui bersama, perkembangan…
Read More
Menulis atau Tergilas? Nasib Idealisme Anak Muda di Zaman yang Serba Instan

Menulis atau Tergilas? Nasib Idealisme Anak Muda di Zaman yang Serba Instan

Idealisme dari 1 Artikel Dulu, saya ingat sekali seberapa sulitnya perjuangan untuk menulis di blog. Jangankan menulis artikel, saya bahkan tidak memiliki laptop atau komputer sendiri di rumah. Jadinya, mau nggak mau saya harus minjem laptop temen, atau paling tidak ya jalan kaki ke warnet yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer dari rumah. Batin saya, “hujan badai angin ribut bukan halangan, apapun yang terjadi saya harus nulis”. Entah apa yang ada di benak saya kala itu, tapi yang saya ingat bahwa saya begitu semangat untuk menulis blog. Rasanya, udah seperti orang yang lagi kasmaran. Maklum, blog saat itu masih belum…
Read More
Makna Lomba 17 Agustusan dan Filosofi Tentang Bangsa Indonesia di Baliknya

Makna Lomba 17 Agustusan dan Filosofi Tentang Bangsa Indonesia di Baliknya

Setiap kali menjelang Agustusan, ada satu aroma khas yang membawa kita kembali ke masa kecil, yakni aroma tanah lapang yang kering disertai riuh teriakan dan gelak tawa penonton melihat bapak-bapak berdaster merebut bola. Menurut saya, lomba 17 Agustus selalu punya cerita tersendiri untuk menyatukan kita semua dalam merayakan kemerdekaan. Namun, pernahkah kita bertanya, kenapa apa filosofi di balik lomba-lomba tersebut? Ternyata ada makna yang mendalam dan masih berkaitan dengan kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu, saya mencoba menuliskannya menjadi sebuah artikel seputar lomba 17 agustus, simak selengkapnya ya.. Panjat Pinang Siapa yang tidak heboh melihat lomba panjat pinang? Apalagi di puncaknya,…
Read More
Visi Siti Habiba Membawa Suara Akar Rumput Menuju Desa Bermartabat

Visi Siti Habiba Membawa Suara Akar Rumput Menuju Desa Bermartabat

JEMBER- FAISOL.ID - Pernahkah Anda membayangkan sebuah balai desa di mana warga miskin tak perlu sungkan masuk karena takut diabaikan, atau sebuah dusun terpencil di ujung desa yang tak lagi dianaktirikan saat pembagian anggaran? Di balik plang kantor desa dan tumpukan berkas administrasi, keputusan seorang kepala desa menentukan dapur siapa yang tetap ngebul dan jalan mana yang akhirnya beraspal. Sayangnya, cerita tentang bantuan sosial yang salah sasaran hingga pembangunan yang terkonsentrasi di sekeliling lingkaran elite desa masih menjadi makanan sehari-hari masyarakat pedesaan. Merespons jeritan dari akar rumput tersebut, hadir sebuah gema perubahan dari Jember. Adalah Siti Habiba, S.Pd., seorang aktivis…
Read More
Kimpul, Jadi Saksi Diversifikasi Pangan Indonesia yang Melimpah

Kimpul, Jadi Saksi Diversifikasi Pangan Indonesia yang Melimpah

source image: TikTok/@black.sheep8208 “Nggak semua harus dikimpul-kimpulkan” Senyum dan tawa saya auto pecah ketika video tentang Kimpul kembali muncul di FYP. Bagaimana tidak, akhir-akhir ini sejagad maya sedang ramai membicarakan sumber makanan berjenis umbi-umbian tersebut. Awalnya saya belum mengenal apa itu Kimpul. Jangankan Kimpul, menyebutkan ubi dan singkong pun seringkali tertukar. Tentu sangat aneh ketika algoritma TikTok membawa video per-umbi-umbian ini melewati linimasa saya. Namun anehnya, justru dari situ saya jatuh cinta. Cerita ini bermula dari video seorang creator TikTok dengan username @black.sheep8208 yang sering recook makanan kekinian, lalu mengganti salah satu bahan dengan alternatif lain, Kimpul misalnya. Contohnya nih,…
Read More
Menulis dari Hati, Karena Suara Kecil Kita Tetap Berarti untuk Indonesia (Sebuah Refleksi)

Menulis dari Hati, Karena Suara Kecil Kita Tetap Berarti untuk Indonesia (Sebuah Refleksi)

Sumber gambar: pexels/PNW Production Ada banyak cara untuk mencintai Indonesia, salah satunya yakni dengan menulis. Bagiku, menulis bukanlah sekadar hobi saja, melainkan juga menjadi media paling tepat untuk menyampaikan perasaan, termasuk seberapa besar rasa cintaku pada negeri ini. Sebelum seyakin ini, aku sempat ragu pada kapasitas diri, “siapalah aku” gitu. Apalagi ketika berbicara Indonesia, negara dengan ratusan juta jiwa, negara dengan sebesar dan seluas ini, dengan pulau-pulau kaya yang membentang dari Aceh sampai Papua, duh.. rasanya seperti mustahil akan ada yang mendengar suara kecilku. Namun, bagaimanapun aku tetaplah aku. Ada begitu banyak hal yang ingin kutulis agar memberi dampak bagi…
Read More