31
Agu
Tadi pagi, tepatnya jam 04.30, saya mengantar adik ke kampus untuk mengikuti Ospek. Segala persiapan—mulai dari perlengkapan hingga mental sudah ia siapkan matang-matang. Tak ketinggalan, sepanjang perjalanan mulutnya terus komat-kamit menghafal berbagai mars, hymne, dan lagu khas mahasiswa lainnya. Takut dimarahin sama kating eksekutor katanya. Kejadian itu sontak membuat saya bernostalgia. Dulu, saya juga melakukan hal yang sama. Bedanya, Ospek zaman sekarang rasanya terlalu lempeng. Dramanya kurang cetar membahana, hehe. Dulu kita bener-bener dibikin kesel sekesel-keselnya, karena pasti ada aja yang salah atau kurang lah, jadi pasti dibentak-bentak eksekutor. Maba mana yang tidak ketar-ketir, bung? Hehehe. Sebagai seorang maba pendiam…
