kampus

Dilema Jadi Maba Pendiam Pas Ospek: Nggak Berbuat Salah Tapi Tetap Kena Semprot Gegara ‘Kurang Inisiatif’

Dilema Jadi Maba Pendiam Pas Ospek: Nggak Berbuat Salah Tapi Tetap Kena Semprot Gegara ‘Kurang Inisiatif’

Tadi pagi, tepatnya jam 04.30, saya mengantar adik ke kampus untuk mengikuti Ospek. Segala persiapan—mulai dari perlengkapan hingga mental sudah ia siapkan matang-matang. Tak ketinggalan, sepanjang perjalanan mulutnya terus komat-kamit menghafal berbagai mars, hymne, dan lagu khas mahasiswa lainnya. Takut dimarahin sama kating eksekutor katanya. Kejadian itu sontak membuat saya bernostalgia. Dulu, saya juga melakukan hal yang sama. Bedanya, Ospek zaman sekarang rasanya terlalu lempeng. Dramanya kurang cetar membahana, hehe. Dulu kita bener-bener dibikin kesel sekesel-keselnya, karena pasti ada aja yang salah atau kurang lah, jadi pasti dibentak-bentak eksekutor. Maba mana yang tidak ketar-ketir, bung? Hehehe. Sebagai seorang maba pendiam…
Read More
Mengapa Publikasi di Scopus Penting Bagi Akademisi?

Mengapa Publikasi di Scopus Penting Bagi Akademisi?

FAISOL.ID - Publikasi ilmiah adalah salah satu indikator utama kualitas dan reputasi seorang akademisi. Bagi dosen, peneliti, maupun mahasiswa program pascasarjana, publikasi menjadi bukti kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Di antara banyaknya indeks jurnal yang ada, Scopus menempati posisi istimewa karena reputasinya sebagai basis data sitasi terbesar di dunia. Scopus, yang dikelola oleh Elsevier sejak 2004, tidak hanya berfungsi sebagai pengindeks jurnal, tetapi juga sebagai tolok ukur kualitas riset global. Publikasi Scopus tidak hanya memastikan karya ilmiah diakui secara internasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset, meningkatkan karier akademik, dan memperkuat reputasi institusi. Pentingnya Publikasi Ilmiah Terakreditasi Scopus Pengakuan…
Read More