Kunjungan Bersama Blogger-Blogger Kece ke Papuma

Jember merupakan salah satu tempat surgawi di pesisir pantai selatan Jawa. Bukti keindahan tersebut, dengan adanya pantai PAPUMA yang cukup membanggakan Jember. Nah, PAPUMA ini termasuk salah satu Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi wisatawan saat mampir ke Jember. Yuk simak pembahasanku kali ini.

8 Tahun yang lalu, tepatnya pada Minggu, 2 September 2018 aku berkesempatan ikut dalam rombongan Sueger Camp yang mana ini merupakan kumpulan Travel Blogger keren yang sudah disaring se – nasional, kemudian diajak untuk menikmati indahnya wisata Jember, dan mengajak untuk berkontribusi dalam menuliskan artikel di blog masing-masing tentang Destinasi Wisata Jember yang bisa Dikunjungi Wisatawan.

Oke, estimasi waktu perjalanan waktu itu 1 jam (dihitung dari pusat kota Jember – Pantai Tanjung Papuma) saat perjalanan, aku pribadi ngerasa jalanannya itu mulus banget, namun ketika sudah memasuki kawasan menuju tempat itu langsung, jalanan seketika curam, jadi tetap hati-hati ya gaes..

Langsung kami satu bus pun tiba di lokasi yakni Pantai Tanjung Papuma. Pantai Tanjung Papuma atau akrab disebut Pantai Papuma ini adalah salah satu pantai yang membentang di wilayah Lojejer, Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kata “Papuma” sendiri merupakan singkatan dari Pasir Putih Malikan, namun daerah sekitar sudah lumrah dengan sebutan “Papuma”

Pantai yang eksotis ini, mampu membuat aku terbungkam, birunya itu sangat melekat, sehingga aku seketika melongo dan menikmati ciptaanNya yang sangat istimewa, dan bersyukur banget bisa kesini untuk pertama kalinya.

Hah? Pertama Kali?

Iya, memang terdengar ‘aneh’ dan bahkan banyak diantara temen-temen satu rombongan yang menyayangkan kenapa baru pertama kali meninggalkan jejak di Pantai Tanjung Papuma, padahal satu kota.

BACA  4 Aktivitas Seru yang Wajib Dicoba di Pulau Seribu

Iya, kurang piknik aku tuh, namun walaupun dicerca, dimaki (ah, lebay) aku tetap terpesona dengan keindahan alamnya. Pasir putihnya terhampar luas, sepanjang garis pantai ada perahu yang menambah nuansa “etnik” nya.

Ngapain aja di Papuma?

Kami dipandu untuk menuju sebuah menara Siti Hinggil, yang letaknya tak jauh dari lokasi utama pantai. Katanya, disini bisa melihat indahnya pantai PAPUMA secara menyeluruh, konon tempat ini juga memiliki nuansa romantisme yang pekat.

Oke deh, cuacanya terik banget waktu itu, namun kami tetap menyusuri jalan demi jalan mengikuti Travel guide nya, kami hampir tiba, dan tiba-tiba terkesima. Bener-bener deh, nggak salah kalo teman-temanku banyak yang mengatakan tempat ini hits dan Instagramable. Karena tangga yang akan dinaiki pun dihiasi menyerupai pelangi. Wah bener-bener keren dan kreatif nih.

Jadi naik keatas deh kita. Menaranya itu sedikit lumayan tinggi, namun sebanding lah, dengan panoramanya yang sangat memukau. Intinya kami tiba diatas. Diatas menara, sudah terdapat bapak-bapak yang waktu itu menyediakan es kelapa muda untuk diminum oleh peserta Sueger Camp. Dalam hati “Wah mantap, panas-panas gini minum es degan”

Kami pun ‘nyempetin’ foto bareng, dengan banner Sueger Camp, juga foto pribadi bersama mas Rizki, mbak Nyi, dan mas ilham. Masa iya, kita disebut Nobita, Giant, Sizuka sama Suneo sama netijen, hahaha namanya juga netijen. Ini menurutku tempat yang rekomendasi banget, apalagi buat temen-temen yang ingin melakukan piknik keluarga, maupun solo traveling sendiri ke sini bisa banget.

Tiket masuk lokasi wisata ini dimulai dengan harga 20 ribu, kalian bisa mengunjungi tempat wisata yang hits di Jember ini. Oh iya, catatan untuk Traveler nih, karena di tempat ini menyediakan penginapan seharga mulai dari 70 ribu rupiah per malam, sehingga cocok buat yang ingin mengunjungi Papuma lebih dekat.

BACA  Anti Rugi, Ini Dia Tips Investasi Properti di Bali

Bagaimana kawan ? Semoga bisa menjadi rekomendasi tempat wisata untuk kalian yang ingin mengunjungi Jember.

By Faisol Abrori

Tertarik menulis beragam hal seperti bisnis, teknik marketing, dan lain sebagainya. Untuk keperluan kerja sama, kirim email ke: faisolabrori5@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *